bilang enggak ya..?
kalo aku bilang, apa yang bakal terjadi?
Dewanti pernah mengalami konflik batin seperti di atas. Sering banget malah. Makin sering akhir-akhir ini. Jadinya yang ada malah diem,..trus..mikir. Habisnya kadang-kadang kalo dia suka keceplosan ngomong, padahal menurut hati tidak menyakitkan, tapi menurut orang lain itu sadis. Huff.
Kalo kayak gini kan jadinya agak gimana gitu kalo mau ngungkapin apa yang dia rasain. Dewanti memang bukan orang yang suka berpikir panjang. Spontan. Apa yang dia rasa, ya itu yang dia ungkapkan. Tapi habis ini, rasanya dia bakal lebih banyak diam. Lebih baik menceritakan semuanya di sini, nggak bakal ada yang tersinggung, karena setiap kata yang dituliskan pasti akan dipikirkan ulang. Dia tidak ingin ada yang terluka (lagi). Orang yang disayangi dan dihormatinya sudah pernah terluka karena kata-katanya.
Cukup simpan saja dalam hati, tuliskan saja apa yang perlu ditulis, ekspresikan apa yang perlu diekspresikan. Senyum saja kalau ada sesuatu yang tidak mengenakkan, kalau mau menangis, menangis saja di tempat yang tepat. Silent is Gold, isn't it? :)
luar biasa dan jangan lupa KEEP SMILE
ReplyDeletewww.surindersurisahni.blogspot.com